Hari Ini Jakarta Mulai Pelonggaran PSBB



Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengatakan akan memulai periode “transisi” pelonggaran pembatasan sosial berskala besar untuk mencegah penyebaran virus corona selama dua minggu mulai Senin (12/10) setelah laju infeksi melandai dalam dua pekan belakangan di ibu kota.

Kota berpenduduk 11 juta itu memberlakukan kembali pembatasan sosial berskala besar ketat sejak pertengahan September, karena lonjakan infeksi membuat layanan kesehatan kewalahan.

“Kami perlu tegaskan bahwa kedisiplinan harus tetap tinggi sehingga mata rantai penularan tetap terkendali dan kita tidak harus melakukan ‘emergency brake’ kembali,” kata Anies dalam pernyataan Minggu (11/10).

Upaya baru itu akan memungkinkan bisnis-bisnis nonesensial untuk bekerja dari kantor, tapi hanya menggunakan separuh kapasitas mereka. Pelanggan restoran juga akan diperbolehkan makan di tempat, tapi kapasitasnya dibatasi menjadi hanya 50 persen.

Taman dan museum akan dibuka kembali dengan beberapa pembatasan. Semua bisnis harus mengikuti protokol kesehatan yang ketat dan mendata pengunjung untuk keperluan pelacakan kontak.

Anies menambahkan bahwa pelonggaran itu dilakukan setelah berkurangnya jumlah orang yang positif virus corona. Tingkat pasien unit perawatan intensif (ICU) juga menurun dari 83 persen pada 13 September menjadi 67 persen pada Sabtu (10/10).

Di seluruh Indonesia tercatat 328.952 infeksi dan 11.765 kematian pada Sabtu (10/10). Di Jakarta sendiri terdapat 85.617 kasus dan 1.877 kematian. [vm/pp]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Fauci Sebut Kata-katanya dalam Iklan Kampanye Trump Diambil 'di Luar Konteks'

Sen Okt 12 , 2020
Dr. Anthony Fauci, pakar penyakit menular di AS, memberitahu CNN pada Minggu (11/10) bahwa komentarnya diambil “di luar konteks” dalam sebuah iklan kampanye Presiden Donald Trump. Fauci mengatakan iklan itu, yang dirilis Sabtu (10/10) sementara Trump dalam proses pemulihan dari virus corona, diambil tanpa ijinnya. “Selama hampir lima dekade sebagai pelayan masyarakat, saya tidak pernah mengumumkan dukungan terhadap kandidat politik manapun. Komentar itu diambil tanpa seizin saya dalam iklan kampanye […]