Hakim yang Selidiki Ledakan Beirut Terima Laporan FBI



Hakim yang menyelidiki ledakan besar di Beirut, yang menewaskan dan melukai banyak orang dua bulan lalu, telah menerima laporan FBI mengenai hasil investigasi mereka.

Kantor berita pemerintah Lebanon, NAA, mengatakan, Selasa (13/10), laporan itu diterima hakim Fadi Sawwan, Senin (12/10), dan hakim itu kini masih menunggu laporan serupa dari para pakar ledakan di Perancis dan Inggris. NAA tidak mengungkap apa isi laporan itu.

Ledakan 4 Agustus lalu di pelabuhan Beirut menewaskan hampir 200 orang, melukai sekitar 6.500 lainnya, dan menimbulkan kerusakan bernilai miliaran dolar. Hampir 3.000 ton amonium nitrat, bahan kimia yang biasa digunakan dalam pupuk, meledak di pelabuhan itu. Bahan kimia itu telah disimpan di pelabuhan itu selama enam tahun.

Masih belum diketahui apa yang memicu ledakan amonium nitrat itu, namun lebih dari 20 orang, banyak di antara mereka pejabat pelabuhan dan pabean, telah ditahan sejak itu. Sawwan, hakim yang ditugaskan menyelidiki, telah menginterogasi sejumlah pejabat tinggi keamanan, mantan menteri dan pegawai pelabuhan itu.

NAA mengatakan, laporan dari tim-tim investigasi asing akan secara spesifik mengungkap apa penyebab ledakan nitrat itu dan apakah itu terjadi secara disengaja. [ab/uh]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Presiden Trump Tetap Populer di Israel

Sel Okt 13 , 2020
YERUSALEM —  Israel dan Palestina mengikuti berita tentang pemilu Amerika. Bagi banyak orang di Israel, petahana Donald Trump adalah presiden AS yang paling pro-Israel dalam sejarah. Sebagian orang di negara Yahudi itu khawatir jika Joe Biden menang bisa berarti terjadi perubahan dalam kebijakan luar negeri AS, yang akan disambut baik oleh warga Palestina. Banyak orang Israel berterima kasih kepada Presiden Trump karena memindahkan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem. AS mengakui […]