Film Jadi Media Penyebaran Budaya di Era Digitalisasi

  • Bagikan
banner 468x60


JAKARTA,- Film merupakan sebuah karya sinematografi yang menggabungkan audio dan visual bisa menjadi salah satu penyebaran budaya terbaik. Film juga memberikan dampak besar yang bisa menyentuh sisi humanisme dan kehidupan masyarakat.

banner 336x280

“Sebuah budaya, sebuah konten, karya kemudian bisa speak up itu menurut saya harus mempunyai unsur pembeda yang luar biasa dan punya rasa,” kata Reza Hidayat, CEO Oreima Films, saat menjadi pembicara di webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (26/7/2021).

Agar bisa mencapai hal tersebut, Reza sebagai produser yang telah membuat belasan film pun memberi rahasia unsur pembeda agar karya bisa diterima yakni dengan memberikan rasa pada film dan mendedikasikan film tersebut untuk orang tercintanya. Dengan begitu film yang dibuat pun akan berisi hal positif dan bisa menjadi sarana penyebaran budaya yang baik.

Sekarang ini menurut Reza, perkembangan budaya lewat konten pun sudah sangat luar biasa. Jika dulu sebuah tayangan hanya bisa dilihat di TV maupun bioskop, sekarang berbagai produksi konten bisa diputar berulang-ulang di banyak platform seperti YouTube, Netflix, dan sportify. Sebabnya konten masa kini harus bersifat relevan dan tak mudah usang dimakan zaman hingga minimal 5-10 tahun mendatang.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Cynthia Jasmine, Founder GIFU, Yayu Nurhasanah, Founder Swara Saudari, dan Mardiana R.L, Vice Principal in Kinderhouse Pre-School.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

 25 kali dilihat,  25 kali dilihat hari ini



Source link

!-- Composite Start -->
  • Bagikan