Duta Besar AS Tiba di PBB dengan Pesan Positif



Duta Besar AS yang baru untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tiba Kamis (25/2) di New York. DIA mengatakan ingin bersama sekutu dan mitra mengatasi banyak tantangan yang dihadapi dunia.

“Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah forum terpenting untuk menyatukan orang dan negara, dan saya menganggap hal itu dengan serius sebagai diplomat AS,” kata Linda Thomas-Greenfield kepada para wartawan.

Sehari setelah dilantik oleh Wakil Presiden AS Kamala Harris, duta besar itu tiba pada bulan pertama yang sibuk. Amerika Serikat akan mengambil alih jabatan presiden bergilir Dewan Keamanan PBB pada 1 Maret.

Dia menyerahkan surat-surat kepercayaannya kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Kepada para wartawan, dia mengatakan “sangat senang” berada di PBB setelah 35 tahun berkarier dalam dinas luar negeri.

Dia adalah duta besar wanita kelima berturut-turut yang dikirim Washington ke badan dunia itu. Presiden Joe Biden juga telah menaikkan posisinya ke tingkat Kabinet.

Thomas-Greenfield akan cocok menduduki posisinya di Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pemerintahan Trump umumnya tidak peduli dengan organisasi tersebut dan menarik kembali dukungannya – baik finansial maupun diplomatik – di beberapa bidang. Presiden Joe Biden telah berjanji untuk terlibat kembali dengan badan dunia tersebut dan merangkul multilateralisme.

Senat mengonfirmasi duta besar itu pada Selasa (23/2) dengan 78 mendukung dan 20 suara menolak. [lt/ka]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Penahanan Pengusaha Irlandia di China Soroti Masalah Global

Jum Feb 26 , 2021
Setelah dua tahun diam mengenai penahanannya tanpa dakwaan di China, pengusaha Irlandia, Richard O’Halloran, akhirnya angkat bicara bulan ini. Dalam sebuah wawacara dengan lembaga siaran publik Irlandia, RTE, O’Halloran mengatakan anak bungsunya baru berusia lima tahun ketika dia melakukan perjalanan ke Shanghai pada Februari 2019 untuk urusan bisnis singkat. Berbicara dari kamar hotelnya yang digambarkannya sebagai penjara, O’Halloran mengatakan dia merasa sangat sulit untuk menjelaskan kepada anaknya yang sekarang berusia […]