Dirjen WHO ‘Kecewa’ China Tidak Izinkan Peneliti ke Wuhan 



Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (5/1/21) menyatakan kekecewaannya dengan kegagalan pejabat China memberikan izin akhir kepada tim peneliti internasional untuk memasuki negara itu guna menyelidiki asal-usul virus corona.

Dalam jumpa pers rutin mengenai Covid-19 di markas besar WHO di Jenewa, Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan dia “sangat kecewa” karena China tidak mengizinkan tim tersebut untuk masuk. Beberapa di antaranya telah memulai perjalanan mereka ke Wuhan. Kabar tersebut memaksa para anggota tim lainnya untuk membatalkan perjalanan mereka pada menit-menit terakhir.

Tedros mengatakan rencana perjalanan telah diatur bersama antara pejabat WHO, pemerintah China, dan negara-negara yang akan dilalui tim dalam perjalanan mereka ke Wuhan. Dia mengatakan WHO baru mengetahui pada Selasa (5/1) “bahwa pejabat China belum menyelesaikan izin yang diperlukan untuk kedatangan tim di negara itu.”

China melaporkan kasus pertama pneumonia yang penyebabnya tidak diketahui di Wuhan ke WHO pada 31 Desember 2019 dan menutup pasar tempat virus corona baru itu diyakini muncul.

Para menteri kesehatan meminta WHO pada Mei untuk mengidentifikasi sumber virus dan bagaimana virus itu bermutasi ke spesies lain.

Amerika Serikat, yang menuduh China menyembunyikan penyebaran wabah itu, telah menyerukan penyelidikan yang dipimpin WHO yang “transparan” dan mengkritik syarat-syaratnya, yang memungkinkan para ilmuwan China untuk melakukan tahap pertama penelitian pendahuluan.

Presiden Amerika Donald Trump menuduh badan itu menjadi boneka bagi China selama pandemi. Virus corona menyebabkan penyakit Covid-19. [lt/pp]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Perundingan Damai Afghanistan Dilanjutkan di Doha, Qatar

Rab Jan 6 , 2021
Delegasi Afghanistan Selasa (5/1) sore tiba di ibu kota Qatar untuk melanjutkan pembicaraan damai dengan Taliban setelah jeda selama tiga minggu di tengah meningkatnya seruan untuk mengurangi kekerasan. “Tingkat kekerasan saat ini, termasuk pembunuhan yang ditargetkan, tidak bisa diterima,” cuit Zalmay Khalilzad, diplomat AS yang berunding dengan Taliban untuk mencapai kesepakatan antara AS dan kelompok pemberontak itu, Februari lalu. Mohammed Masoom Stanekzai, yang memimpin delegasi Afghanistan, mengatakan mencapai gencatan senjata […]