Dino Patti Djalal mulai membaik, setelah positif corona (Covid-19) minggu lalu


KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Kondisi mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) Dino Patti Djalal mulai membaik,  setelah sebelumnya dinyatakan positif virus corona atau corona serta masuk ICU pada tanggal 16 September lalu.

Istri Dino, Rosa Rai Djalal dalam peryataan tertulis menyatakan bahwa kesehatan suaminya yang juga mantan Wamenlu Dino Patti Djalal sudah semakin membaik. 
“Alhamdulillah Pak Dino hari ini sudah jauh lebih baik kondisinya.  Sudah semakin meningkat imunitasnya. Dan semakin menurun infeksinya,” ujar istri Dino, Rosa Rai Djalal, dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/9).  

Baca Juga: Dino Patti Djajal masuk ICU karena positif Covid-19, ini kronologinya

Istri Dino  mengatakan bahwa Dino saat ini sudah terlihat segar. Beberapa alat bantu medis yang sebelumnya terpasang  sudah dilepas dari suaminya.. 

“Saat ini Pak Dino sudah dilepas airvonya, saat ini hanya menggunakan nasal oksigen (selang kecil oksigen di hidung) saja. Ini menandakan level oksigen Bapak sudah aman dan stabil,” ujar Rosa.

Rosa berharap suaminya Dino yang juga chairman Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) ini bisa segera  pulih dalam waktu dekat. 

“Insyaallah Pak Dino akan semakin membaik dari hari ke hari  dan bisa segera pulih dan sehat. Amin,” tutur Rosa.

Dino Patti Djalal sempat menjadi jubir presiden di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.  Dino juga lantas menjadi Dubes RI untuk AS. Tahun 2014, Dino Patti Djalan menjabat  sebagai Wamenlu.

Akhir pekan lalu, 16 September, Dino harus masuk rumahsakit menyusul demam tinggi serta sesak napas. Dino lantas masuk ke ICU RSPAD Gatot Subroto. 

Kini kondisi Dino sudah mulai membaik. Harapan Rosa, Dino segera bisa pulih. 

 



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Masa Depan Pemberantasan Korupsi Tanpa KPK

Sen Sep 21 , 2020
Apa yang terjadi dengan KPK setahun terakhir telah menghadirkan kesadaran baru bagi dosen sekaligus aktivis antikorupsi, Zainal Arifin Mochtar. Jika dulu, upaya pemberantasan korupsi di Indonesia selalu dia kaitkan dengan peran komisi antirasuah itu, maka kini dia mulai berpikir untuk menyingkirkan KPK sebagai faktor penting. Faktor lain yang sebaiknya dihilangkan adalah mengharapkan dukungan Jokowi dalam upaya tersebut. “Memang kita terlalu percaya KPK dulu, menaruh harapan terlalu besar, mencoba membentengi KPK, […]