Digital Skills Permudah Bisnis UMKM Berkembang di Era Internet

  • Bagikan
banner 468x60


JAKARTA,- Pandemi telah mengubah banyak hal dan memaksa kita untuk beradaptasi, kini segala sesuatu telah menggunakan teknologi dan internet.

Sehingga setiap orang perlu memiliki digital skills agar tak tertinggal dengan kemajuan zaman, termasuk dimanfaatkan secara positif untuk mempermudah promosi bisnis.

banner 336x280

“Terjadi transformasi digital juga pada bidang usaha saya. Setiap orang harus belajar digital skills bukan hanya untuk bertahan tapi bisa unggul,” kata Teguh Kurniawan, Owner Bimasakti, perusahaan yang bergerak di bidang peralatan rumah tangga saat webinar Literasi Digital Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (10/9/2021).

Dia mengungkapkan sekarang semua bidang usaha termasuk UMKM bisa memanfaatkan beragam kanal digital yang tersedia seperti media sosial, administrasi digital, dan dompet digital.

Diketahui pengguna media sosial di seluruh dunia sudah mencapai 4,2 miliar orang, adapun di Indonesia ada sekitar 170 juta orang.

Dengan potensi pengguna ini tentunya bisa dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM, start up, maupun perusahaan yang sudah besar untuk branding, marketing, dan mengetahui tren terkini hingga jadi sarana promosi. Bahkan pemilik udasa juga bisa secara langsung mendapatkan kritik saran atau feedback dari customer.

Pemanfaatan digital skills juga terjadi dalam pencatatan administrasi. Jika dulu menggunakan buku kas dan nota kontan kini perusahaan sudah memakai accounting software dan cloud storage untuk penyimpanan. Para pelaku UMKM pun tidak perlu khawatir, sebab aplikasi administrasi digital tersebut ada yang berbayar dan gratis.

Dari segala sesuatu yang berubah ke online ini bisa digencarkan pelaku bisnis karena sekarang segala sesuatunya harus serba cepat dan menjadi efisien.

Tak kalah penting pemakaian transaksi pembayaran secara cashless atau dompet digital di masa pandemi sudah menjadi umum.

Hal tersebut membuat transaksi menjadi mudah, cepat, dan nyaman. Selain itu bisa menjadi cara promosi dan lebih kekinian, penggunanya pun sudah semakin banyak.

Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat I, kali ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Literasi Digital.

Kegiatan kali ini menghadirkan pula nara sumber lainnya seperti Itto Turyandi, Wadir Karang Taruna Institute Jabar, Elfira Fitri, Manager of External Student Affairs Universitas Multimedia Nusantara, dan Nandya Satyaguna, seorang Medical Doctor.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 60 kali dilihat,  60 kali dilihat hari ini



Source link

!-- Composite Start -->
  • Bagikan