COVID-19: Pegulat sumo terbaik Hakuho dinyatakan positif terkena virus corona setelah indra penciuman gagal | Berita Dunia


Seorang pegulat sumo peringkat atas telah dites positif terkena virus corona, kata para pejabat di Jepang.

Itu Jepang Asosiasi Sumo (JSA) mengumumkan pada hari Selasa bahwa petarung, yang bernama Hakuho, memiliki Tes PCR setelah menyadari adanya masalah dengan indra penciumannya.

Bintang kelahiran Mongolia, 35, telah memenangkan rekor 44 gelar divisi teratas dan merupakan yokozuna (pegulat sumo peringkat teratas) terlama sepanjang masa.

Yokozuna Hakuho menyadari indra penciumannya melemah
Gambar:
Yokozuna Hakuho menyadari indra penciumannya melemah

Dia telah mempersiapkan Turnamen Grand Sumo Tahun Baru, yang dijadwalkan dimulai di Tokyo pada hari Minggu.

Belum ada laporan langsung mengenai kondisi pasti Hakuho dan penyelenggara belum mengatakan apakah turnamen akan ditunda.

Kimura Motoki, wasit sumo, atau gyoji, juga dinyatakan positif pada hari Senin setelah mengeluh demam dan batuk.

Anggota kandang sumo Minato Hakuho akan menjalani tes PCR sebagai tindakan pencegahan.

Hakuho, dinilai sebagai salah satu olahraga tradisional Jepang terbaik yang pernah ada, adalah yang pertama dari pegulat sumo peringkat teratas di Jepang yang dinyatakan positif COVID-19.

Gulat berjalan di keluarganya. Almarhum ayahnya adalah peraih medali perak dalam gulat untuk Mongolia di Olimpiade 1968 dan juga berkompetisi di Olimpiade Tokyo 1964.

Berlangganan ke podcast Harian di Apple Podcasts, Google Podcasts, Spotify, Spreaker

Tes positif Hakuho mengikuti pengumuman hari Jumat tentang sekelompok infeksi di kandang yang berbeda, termasuk delapan peserta pelatihan dari divisi bawah dan seorang penata rambut.

Kembali pada bulan Mei, pegulat sumo berusia 28 tahun, Shobushi, meninggal karena kegagalan beberapa organ terkait dengan virus corona setelah dia terinfeksi.

Jepang, dengan populasi 125 juta, telah mengelola pandemi virus korona dengan relatif baik, dengan sekitar 3.500 kematian dikaitkan dengan COVID-19 dari hampir 250.000 kasus.

Tapi kasus baru telah melonjak selama beberapa minggu terakhir dan Perdana Menteri Yoshihide Suga telah diminta untuk memberlakukan “keadaan darurat” untuk Tokyo dan tiga prefektur tetangga.



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemerintah Segera Lakukan Reformasi Sistem Perlindungan Sosial

Sel Jan 5 , 2021
Pemerintah dalam waktu dekat ini akan melakukan reformasi sistem perlindungan sosial. Situasi pandemi yang dihadapi saat ini menjadi momentum untuk menyempurnakan sistem perlindungan sosial agar dapat menjangkau masyarakat dengan lebih tepat dan cepat. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa, menyebut bahwa pihaknya telah menyiapkan rencana dan jangka waktu dari pelaksanaan reformasi tersebut hingga tahun 2024 mendatang. “Pelajaran yang berharga yang kita peroleh dari peristiwa […]