COVID-19: Benjamin Netanyahu menyalahkan lonjakan kasus virus korona Israel pada ‘mutasi Inggris’ | Berita Dunia


Benjamin Netanyahu menyalahkan “mutasi Inggris” dari COVID-19 untuk lonjakan besar kasus virus korona di Israel.

Itu Perdana Menteri Israel mengatakan pandemi itu “menyebar dengan kecepatan tinggi dengan mutasi Inggris” karena pemerintahnya menempatkan negara itu di bawah tindakan penguncian yang lebih ketat untuk ketiga kalinya.

“Itu [the British mutation] telah mencapai Israel dan merenggut banyak nyawa. Kami perlu segera memberlakukan lockdown penuh, “kata Netanyahu.

Netanyahu
Gambar:
Netanyahu mengatakan COVID-19 ‘menyebar dengan kecepatan tinggi dengan mutasi Inggris’

Menteri Kesehatan Yuli Edelstein menggemakan komentar perdana menteri, memperingatkan bahwa negara itu berada di tengah-tengah wabah baru yang mengkhawatirkan dengan tingkat infeksi dua kali lipat dari awal penguncian nasional terakhir pada bulan September.

Negara ini saat ini memiliki 58.932 kasus virus korona aktif dan telah mencatat 3.496 kematian terkait – dan rumah sakit sekali lagi hampir kewalahan.

Berbicara di radio Israel, Profesor Dror Mevorach, direktur COVID-19 bangsal di Rumah Sakit Hadassah Ein Kerem in Yerusalem, berkata: “Situasinya benar-benar keadaan darurat. Penyakit ini menyebar dengan kecepatan yang belum pernah kita lihat sebelumnya.”

Pada hari Senin, 8.368 orang dinyatakan positif, dengan tingkat infeksi mencapai 7,4% dan 828 orang dikatakan dalam kondisi serius. Lebih dari 200 di antaranya menggunakan respirator.

Ini adalah angka yang mengkhawatirkan bagi negara dengan populasi lebih dari sembilan juta.

Israel
Gambar:
Lebih dari 800 orang berada dalam kondisi serius di Israel karena peluncuran vaksin terus berlanjut

Kabinet Israel sekarang telah menyetujui penguncian nasional ketiga yang akan mencakup penutupan sekolah dan tempat kerja.

Semua sekolah akan kembali ke pembelajaran online dan hanya tempat kerja yang dianggap penting akan tetap buka.

Berlangganan ke podcast Harian di Apple Podcasts, Google Podcasts, Spotify, Spreaker

Perjalanan masuk dan keluar negara juga akan sangat dibatasi.

Orang yang telah membeli tiket pesawat sebelum penguncian diberlakukan akan diizinkan melakukan perjalanan. Tetapi rencana perjalanan baru harus mendapat persetujuan khusus dari pemerintah.

Israel
Gambar:
Wisatawan yang datang diharuskan untuk melakukan karantina di fasilitas yang dikelola negara sampai hasil tes mereka negatif

Dapat dipahami bahwa semua pelancong yang masuk akan kembali diminta untuk karantina di fasilitas yang dikelola negara sampai tes virus korona negatif dihasilkan.

Lockdown diharapkan berlangsung setidaknya dua minggu. Namun, pemerintah menyatakan optimisme bahwa ini adalah rintangan terakhir sebelum negara itu mengalahkan virus tersebut.

Peluncuran vaksin Pfizer yang luar biasa, ditambah dalam beberapa hari mendatang dengan persetujuan vaksin Moderna, telah menempatkan Israel di depan negara lain dalam program vaksinasi.

Mr Edelstein mengatakan bahwa hampir 1,5 juta orang sekarang telah divaksinasi dengan dosis pertama mereka, termasuk lebih dari setengah dari mereka yang dianggap dalam kategori berisiko tinggi.

Israel
Gambar:
Hampir 1,5 juta orang telah divaksinasi dengan dosis Pfizer pertama mereka

Namun, kekurangan jab Pfizer memaksa program dihentikan sementara. Menteri kesehatan mengatakan akan dilanjutkan ketika vaksin Moderna dalam jumlah yang cukup tiba di Israel.

Secara terpisah, perselisihan berlanjut tentang apa tanggung jawab Israel untuk membagikan pasokan vaksinnya dengan komunitas Palestina di Bank Barat dan Gaza.

Sebagai kekuatan pendudukan, Israel memang memikul tanggung jawab berdasarkan Konvensi Jenewa ke-4 (Pasal 56) untuk menyediakan perawatan kesehatan bagi orang-orang di wilayah yang didudukinya.

Namun, kondisi Perjanjian Damai Oslo antara Israel dan Palestina menempatkan tanggung jawab perawatan kesehatan di Palestina.

Israel
Gambar:
Di bawah Konvensi Jenewa, Israel memiliki tanggung jawab untuk menyediakan perawatan kesehatan bagi orang-orang di wilayah yang didudukinya

Dan sementara Israel menghadapi pertanyaan hukum dan moral atas masalah ini, Sky News memahami bahwa kepemimpinan Palestina di Tepi Barat dan di Gaza belum meminta, melalui saluran resmi, agar Israel membantu pengadaan vaksin.

Berbicara kepada Sky News, Dr Ali Abed Rabbo, direktur kesehatan pencegahan Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan bahwa permintaan resmi kepada Israel tidak diperlukan karena sebagai kekuatan pendudukan, Israel berkewajiban untuk membantu.

Di Tepi Barat terdapat 9.264 kasus aktif dan 1.239 orang meninggal di sana.

Tetapi Dr Rabbo mengatakan bahwa penguncian telah berhasil dan kapasitas ICU sangat rendah yaitu 16%. Di Gaza, ada 9.308 kasus aktif dan ada 404 kematian terkait.



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pelaku Kekerasan Seksual di Gereja Divonis 15 Tahun Penjara

Rab Jan 6 , 2021
JAKARTA —  Pengadilan Negeri Kelas I B Kota Depok menyatakan Syahril Parlindungan Marbun (SPM) bersalah dalam kasus kekerasan seksual terhadap dua anak di Gereja Paroki Santo Herkulanus Depok. Ketua Majelis Hakim, Nanang Herjunanto mengatakan, SPM divonis 15 tahun penjara dan denda Rp200 juta. Selain itu, SPM juga diwajibkan membayar restitusi sekitar Rp18 juta untuk dua anak yang menjadi korban. “Menyatakan terdakwa Syahril Parlindungan Martinus Marbun alias KK tersebut di atas […]