China Peringati Hari Pahlawan dengan Upacara Megah



Para pemimpin Partai Komunis China dan pemerintahan menghadiri upacara peletakan karangan bunga untuk menghormati para pahlawan nasional yang telah gugur, Rabu (30/9) di Lapangan Tiananmen.

Presiden Xi Jinping, yang juga menjabat sebagai Sekjen Partai Komunis China dan Ketua Komisi Militer Pusat, bergabung dengan perwakilan dari berbagai lapisan masyarakat, memperingati Hari Pahlawan yang jatuh satu hari menjelang Hari Nasional Republik Rakyat China.

Para pemimpin senior yang hadir dalam upacara itu adalah Li Keqiang, Li Zhanshu, Wang Yang, Wang Huning, Zhao Leji, Han Zheng dan Wang Qishan.

Acara yang dimeriahkan dengan paduan suara dan band militer yang mengumandangkan lagu kebangsaan ini juga diwarnai kegiatan mengheningkan cipta untuk mengenang para pahlawan yang mendedikasikan hidup mereka untuk kemerdekaan rakyat China dan pendirian Republik Rakyat China pada 71 tahun lalu.

Setelah mengumandangkan sebuah lagu pahlawan, sejumlah tentara meletakkan beberapa karangan bunga di depan Tugu Pahlawan Rakyat di lapangan itu. Presien Xi meluruskan pita-pita merah pada karangan-karangan bunga itu, dan kemudian memimpin sekelompok pejabat tinggi berjalan mengelilingi tugu itu untuk menunjukkan penghormatan mereka.

Anak-anak juga meletakkan bunga-bunga di kaki tugu itu, yang pondasinya diletakkan pertama kali pada 30 September 1949.

Pada 2014, Kongres Nasional Rakyat China menetapkan tanggal 30 September sebagai Hari Pahlawan untuk memperingati mereka yang berkorban nyawa demi kemerdekaan dan kesejahteraan China. [ab/uh]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Perusahaan Kilang AS 'Marathon' Mulai Lakukan PHK Massal

Rab Sep 30 , 2020
Seorang sumber Reuters mengatakan, Selasa (29/9), perusahaan kilang minyak terbesar AS Marathon Petroleum Corp mulai memangkas tenaga kerjanya sebagai akibat dari turunnya permintaan BBM selama pandemi virus corona. Marathon membukukan kerugian besar tahun ini karena merosotnya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebagai akibat dari lockdown dan dan kebijakan ‘kerja dari rumah’ untuk menghambat penyebaran Covid-19. Perusahaan hanya dapat mengoperasikan kurang dari 80 persen kapasitas kling terpasang. Data IBES dari Refinitiv […]