China Anggap Keterpilihannya di Dewan HAM PBB sebagai Pengukuhan Atas Prestasinya



China mengatakan, keterpilihannya kembali sebagai anggota Dewan HAM PBB (UNHRC) sebagai bukti pengakuan tinggi komunitas internasional atas prestasi HAM negara itu. Keterpilihan China sendiri mendapat tentangan keras sejumlah negara dan kelompok-kelompok HAM terkemuka.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, Rabu (14/10), menanggapi kecaman Menteri Luar Negeri AS atas keterpilihan China itu sebagai sikap yang tidak masuk akal. Ia bahkan menyerang catatan HAM AS dan menuduh AS mencampuri urusan dalam negeri negara-negara lain dengan memanfaatkan HAM sebagai alasan.

“Keterpilihan ini mencerminkan sepenuhnya pengakuan tinggi komunitas internasional atas pembangunan dan kemajuan HAM China, serta partisipasiChina dan pengelolaan HAM global,” kata Zhao kepada wartawan pada konferensi pers harian.

Kelompok-kelompok HAM tidak hanya mengecam keterpilihan China ke keanggotaan UNHRC, mereka juga mempersoalkan keterpilihan Rusia, Kuba, Pakistan dan Nepal. Mereka mengatakan, Beijing melakukan pelanggaran HAM di Hong Kong, Tibet dan Xinjiang. Beijing juga menyerang para pejuang HAM, wartawan, pengacara dan pengecam pemerintah.

Amerika Serikat mengumumkan pengunduran dirinya dari dewan itu pada Juni 2018, sebagian karena Washington menganggap badan itu forum kemunafikan HAM dan anti-Israel.

China terpilih kembali setelah memenangkan 139 suara, 30 persen lebih sedikit dari yang diperolehnya pada 2016. Ini mencerminkan “konsensus internasional yang makin berkembang bahwa serangan brutal China terhadap HAM tidak dapat, dan tidak boleh, dibiarkan,” kata Pema Doma dari kelompok HAM Students for a Free Tibet dalam sebuah pernyataan yang disampaikan lewat e-mail.

Organisasi Human Rights Watch mengungkapkan bahwa ada seruan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 26 Juni dari 50 pakar PBB agar badan dunia itu mengambil langkah-langkah tegas untuk melindungi kebebasan fundamental di China. Seruan serupa juga disampaikan lebih dari 400 kelompok masyarakat madani di lebih dari 60 negara. [ab/uh]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ini daftar harga iPhone 12 yang meluncur dalam empat varian

Kam Okt 15 , 2020
KONTAN.CO.ID – TEXAS. Apple akhirnya resmi merilis iPhone 12 pada Selasa, 13 Oktober 2020. Anda bisa mengecek harga iPhone 12 di sini.  Melalui Apple Event yang berlangsung di Texas, CEO Apple Tim Cook dan para petinggi Apple lainnya turun langsung untuk memperkenalkan iPhone 12 yang hadir dalam 4 varian berbeda. Sesuai dengan rumor yang beredar sebelumnya, keempat varian iPhone 12 yang rilis adalah iPhone 12 Mini, iPhone 12, iPhone 12 Pro, dan […]