Cegah Covid-19 di lingkungan kerja, berikut strategi emiten tambang batubara


KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pekerja di sektor pertambangan menjadi salah satu yang paling berisiko untuk tertular Covid-19. Alhasil, pekerja di sektor pertambangan pun rentan tertular virus Corona.

Menyadari hal ini, sejumlah perusahaan tambang menyiapkan sejumlah strategi untuk meminimalisir penularan Covid-19. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) misalnya, menyediakan sumber daya, infrastruktur, peralatan pendukung,  hingga material terkait pencegahan dan pengendalian wabah Covid-19.

Sekretaris Perusahaan Bumi Resources Dileep Srivastava mengatakan, pihaknya menyediakan fasilitas ruang isolasi dan karantina. Saat ini tersedia 66 kamar yang terdiri dari 52 ruang isolasi dan 14 ruang karantina. Fasilitas ini dilengkapi dengan exhaust fan, penjernih udara, dan tenaga medis yang selalu sigap.

“Selain mitigasi, BUMI juga menerapkan sistem 3T (tracing, testing, dan treatment) secara ketat. Secara berkala, BUMI melakukan random test (rapid test antibodi) di tempat kerja sesuai prioritas, serta melakukan screening (PCR / rapid test antigen / rapid test antibodi) dan karantina bagi karyawan setelah berangkat atau bepergian,” ujar Dileep kepada Kontan.co.id, Selasa (1/12).

Dileep melanjutkan, sebagai bentuk komitmen BUMI terhadap kesehatan dan keselamatan karyawan, pihaknya memberikan perlindungan bagi karyawan yang memiliki kerentanan akibat kondisi kesehatannya dengan pengaturan khusus.

Baca Juga: Tangani Covid-19 di lingkungan kerja, ini yang dilakukan Aneka Tambang (ANTM)

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) juga sigap dalam menangani Covid-19. Sekretaris Perusahaan Bukit Asam Apollonius Andwie mengatakan, saat terjadi konfirmasi kasus positif di limgkungan kerjanya, tim akan mengevakuasi  suspek ke tempat yang telah disediakan oleh Perusahaan, serta dilakukan pemulihan dan pemantauan kesehatan oleh tim medis.

Kemudian, atas  suspek yang terkonfirmasi tersebut, dilakukan tracing yang cepat, dengan menelusuri riwayat pegawai selama 14 hari sebelum hasil swab positif. “Pegawai, mitra kerja atau tenaga alih daya yang kontak dengan kasus konfirmasi dilakukan pemeriksaan (rapid atau swab),” ujar Apollo.

Emiten tambang batubara milik Negara ini juga rutin melakukan  sosialisasi via email dan pemberian suplemen serta maske. Sebagai pencegahan, dilakukan pengukuran suhu di setiap pintu masuk kerja.

Penerimaan tamu dan perjalanan dinas pun menggunakan protokol yang ketat. Selain itu, PTBA  juga melakukan  pemeriksaan rutin yaitu rapid  dilakukan secara berkala untuk satuan kerja yang berisiko tinggi.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

Editor: Herlina Kartika Dewi



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemerintah Pusat Dan Daerah Intensifkan Sinkronisasi Data Covid-19 - Berita Terkini

Rab Des 2 , 2020
Pemerintah Pusat Dan Daerah Intensifkan Sinkronisasi Data Covid-19 02 Des 2020 JAKARTA – Pemerintah saat ini sedang melakukan sinkronisasi data penanganan Covid-19 antara pusat dan daerah. Hal ini terkait pengumpulan dan validasi data yang jumlahnya besar serta membutuhkan waktu dalam prosesnya.  Karenanya hal ini berpengaruh terhadap adanya perbedaan data antara pusat dan daerah belakangan ini. Saat ini Wiku menegaskan, Kementerian Kesehatan tengah melakukan koordinasi dengan masing-masing daerah di tingkat provinsi […]