Catat, 9 jenis makanan yang aman dikonsumsi penderita asam urat


KONTAN.CO.ID – Kadar asam urat yang tinggi dalam darah bisa menyebabkan gangguan kesehatan mulai dari rasa nyeri di persendian (artritis gout) maupun peradangan pada persendian. 

Gejala asam urat terjadi ketika terlalu banyak asam urat dalam darah. Kebanyakan orang yang mengalami kondisi tersebut karena tubuh mereka tidak dapat membuang kelebihan asam urat secara efisien. 

Hal ini memungkinkan asam urat menumpuk, mengkristal dan mengendap di persendian. Proses ini memicu pembengkakan, pembengkakan, dan rasa sakit yang hebat. Serangan asam urat biasanya terjadi pada malam hari dan berlangsung selama 3–10 hari.

Dirangkum dari Healthline, kadar asam urat dalam darah bisa dikontrol dengan obat-obatan, diet ramah asam urat, dan perubahan gaya hidup. Salah satunya adalah dengan mengubah pola makan, sebab makanan memiliki peran penting dalam mengontrol kadar asam urat.  

Baca Juga: Ramuan herbal temulawak, kunyit, dan daun kumis kucing efektif mengobati asam urat

Makanan yang aman dikonsumsi untuk penderita asam urat tinggi

Susu adalah salah satu makanan untuk asam urat

Makanan yang memicu kenaikan asam urat biasanya memiliki kandungan purin tinggi yang diolah tubuh menjadi asam urat. Makanan yang termasuk tinggi purin adalah mengandung lebih dari 200 mg purin per 3,5 ons (100 gram). 

Berikut beberapa makanan rendah purin yang umumnya aman untuk penderita asam urat: 

  1. Semua buah pada umumnya baik untuk asam urat. Salah satu buah untuk menurunkan asam urat adalah ceri. Buah ceri dapat membantu mencegah serangan dengan menurunkan kadar asam urat dan mengurangi peradangan. 
  2. Semua sayuran juga aman dikonsumsi penderita asam urat, termasuk kentang, kacang polong, jamur, terong, dan sayuran berdaun hijau tua.
  3. Kacang-kacangan, termasuk lentil, kedelai, dan tahu, dan biji-bijian.
  4. Biji-bijian atau serelia utuh, termasuk oat, beras merah, dan barley.
  5. Semua produk susu aman bagi penderita asam urat, tetapi produk susu rendah lemak lebih bermanfaat. 
  6. Telur
  7. Kopi, teh, dan teh hijau.
  8. Makanan herbal dan rempah-rempah.
  9. Minyak nabati, termasuk minyak kanola, kelapa, dan zaitun. 

Baca Juga: Jus lidah buaya efektif mengobati penyakit diabetes melitus



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tips Tetap Kreatif di Tengah Covid-19 - Berita Terkini

Sab Okt 17 , 2020
Tips Tetap Kreatif di Tengah Covid-19 17 Okt 2020 Graha BNPB Jakarta – 17 Oktober 2020 – Perubahan perilaku dengan menerapkan protokol kesehatan terjadi selama masa pandemi demi memutus mata rantai Covid-19. Adaptasi kebiasaan baru ini juga memunculkan kreativitas, termasuk seniman yang banyak memanfaatkan kecanggihan teknologi dan juga media terdekat yang mudah dijangkau.  Seperti yang diungkapka pelukis yang juga dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Teknologi Bandung (ITB), […]