Biden Isyaratkan Pendekatan Korea Utara yang Lebih Fleksibel 



Donald Trump mendekati Korea Utara dengan ancaman-ancaman “kemarahan dan ketegangan” disusul pertemuan puncak yang menjadi tontonan di televisi dengan pemimpinnya, Kim Jong Un.

Bagi Barack Obama, pendekatannya adalah “kesabaran strategis,” yang berupaya menggunakan tekanan ekonomi dan militer yang terus-menerus untuk meyakinkan Pyongyang agar kembali ke perundingan.

Sekarang Presiden Joe Biden mencoba apa yang digambarkan pejabat Amerika Serikat (AS) sebagai jalan tengah antara pendekatan para pendahulunya, yang mereka akui gagal mencapai tujuan AS.

Pejabat Gedung Putih akhir pekan lalu memaparkan garis besar strategi Korea Utara Biden, setelah peninjauan internal selama berbulan-bulan.

Berdasarkan rencana Biden, AS akan mempertahankan tekanan pada Korea Utara untuk menyerahkan senjata nuklirnya, tetapi juga akan melakukan pembicaraan – dan mungkin bahkan kesepakatan tingkat menengah untuk membantu mencapai tujuan itu.

Tergantung pada bagaimana strategi itu nantinya dilaksanakan, itu bisa mencerminkan perubahan yang signifikan dalam cara AS menangani salah satu tantangan kebijakan luar negerinya yang paling mendesak.

Sebagian besar pemerintahan AS telah menghindari pendekatan bertahap untuk denuklirisasi, karena khawatir Korea Utara akan menipu setiap kesepakatan sementara dan dengan demikian mendapatkan waktu yang berharga untuk membangun program nuklirnya.

Namun, pemerintahan Biden tampaknya terbuka untuk hubungan yang lebih baik, meskipun tanpa kesepakatan besar dengan Korea Utara.

Juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki, pada Jumat (30/4) mengatakan AS akan mengupayakan “pendekatan praktis yang terkalibrasi” yang akan menjajaki “pilihan-pilihan untuk diplomasi”. [my/ka]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

CM Delhi meninjau pertemuan untuk memperkuat isolasi rumah

Sel Mei 4 , 2021
New Delhi [India], 4 Mei (ANI): Di tengah krisis COVID-19 besar-besaran di negara itu, Kepala Menteri Delhi Arvind Kejriwal pada hari Senin mengadakan pertemuan peninjauan dengan Wakil Menteri Utama Manish Sisodia, Sekretaris Utama dan Sekretaris Utama Kesehatan untuk lebih memperkuat sistem isolasi rumah untuk pasien COVID-19. Kejriwal menginstruksikan pihak berwenang untuk memperkuat sistem isolasi rumah agar pasien bisa mendapatkan perawatan yang baik dengan konseling tepat waktu dan tetap berhubungan dengan […]