Belum Ada Tanggal, Tapi Ada Harapan untuk Penarikan AS dari Irak



Kinerja pasukan militer Irak yang lebih baik memungkinkan Amerika Serikat dan Irak mengharapkan akan datang hari di mana pasukan AS tidak lagi diperlukan untuk membantu Irak menghadapi ancaman ISIS dan pecahan-pecahannya.

Dalam komunike yang dikeluarkan pada Rabu (7/4) setelah pembicaraan virtual antara Menteri Luar Negeri Amerika Antony Blinken dan Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein, kedua negara sepakat memulai pembicaraan teknis untuk menetapkan tenggat bagi pasukan tempur Amerika untuk pergi.

“Misi pasukan Amerika dan Koalisi kini dialihkan ke tugas yang berfokus pada pelatihan dan penasihat, sehingga memungkinkan penarikan pasukan tempur yang tersisa dari Irak,” kata komunike itu, menunjuk pada “peningkatan kapasitas” pasukan keamanan Irak.

Dalam cuitan pada Selasa (6/4) malam, Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi menggambarkan pembicaraan dengan Amerika sebagai “gerbang pemulihan situasi normal di Irak.” Ia mengatakan bahwa rakyat Irak pantas hidup tanpa takut akan konflik.

Saat ini terdapat sekitar 2.500 tentara Amerika di Irak dan kurang dari 1.000 tentara di Suriah. Tugas mereka mendukung pasukan Irak dan Pasukan Demokratik Suriah yang didukung koalisi untuk terus menekan ISIS, karena kelompok teror itu selama lebih dari dua tahun ini berusaha hidup lagi setelah sisa-sisa terakhir kekhalifahan yang dideklarasikan sendiri jatuh ke tangan pasukan yang didukung Amerika di Suriah.[ka/ft]



Source link

Posted in Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

11 Tewas Akibat Bentrokan Demonstran dan Pasukan di Myanmar

Kam Apr 8 , 2021
Para demonstran antikudeta di Myanmar melakukan perlawanan dengan senapan berburu dan bom api saat menghadapi tindakan keras pasukan keamanan di sebuah kota di Barat Laut negara itu. Media-media setempat melaporkan, Kamis (8/4), setidaknya 11 pengunjuk rasa tewas. Awalnya, enam truk pasukan dikerahkan untuk mengendalikan para pengunjuk rasa di kota Taze, menurut Myanmar Sekarang dan Irrawaddy. Saat para pengunjuk rasa melawan dengan senjata, pisau, dan bom api, lima truk lagi pasukan […]
11 Tewas Akibat Bentrokan Demonstran dan Pasukan di Myanmar