Bank Indonesia Optimis Pemuihan Ekonomi 2021 Akan Terwujud Melalui Penguatan Sinergi


Bank Indonesia Optimis Pemuihan Ekonomi 2021 Akan Terwujud Melalui Penguatan Sinergi


Telegraf – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa BI optimis pemulihan ekonomi di tahun 2021 akan terwujud dengan penguatan sinergi dengan vaksinasi dan disiplin protokol COVID-19 dan 5 strategi. Hal itu di ungkapkan dalam pertemuan tahunan Bank Indonesia 2020 (PTBI) dengan tema “Bersinergi Membangun Optimisme Pemulihan ekonomi” yang di lakukan secara live streaming melalui youtube, Kamis (3/12).

Ia mengungkapkan ke 5 strategi tersebut adalah pembukaan sektor produktif dan aman, percepatan stimulus fiskal (realisasi anggaran), peningkatan kredit dari sisi permintaan dan penawaran, stimulus moneter dan kebijakan makroprudensial, dan digitalisasi ekonomi dan keuangan, khususnya UMKM.

“Pada tahun 2021, ekonomi Indonesia diprakirakan tumbuh mencapai 4,8-5,8%, didukung oleh peningkatan kinerja ekspor, konsumsi swasta dan pemerintah, serta investasi baik dari belanja modal Pemerintah maupun dari masuknya PMA sebagai respons positif terhadap UU Cipta Kerja. Pertumbuhan di seluruh wilayah juga akan meningkat, khususnya Jawa serta wilayah Sulawesi-Maluku-Papua. Stabilitas makroekonomi terjaga dengan inflasi yang akan terkendali sesuai sasaran 3±1% serta nilai tukar Rupiah yang akan bergerak stabil dan berpotensi menguat. Stabilitas eksternal terjaga, dengan surplus neraca pembayaran didukung defisit transaksi berjalan yang rendah di sekitar 1,0-2,0% PDB. Stabilitas sistem keuangan juga semakin membaik, dengan rasio permodalan yang tinggi, NPL yang rendah, serta pertumbuhan DPK dan kredit yang masing-masing meningkat ke sekitar 7-9% pada 2021,” ungkapnya.

Lanjut Perry BI mendukung pemulihan ekonomi nasional melalui stimulus kebijakan moneter yang akan dilanjutkan di tahun 2021 yang antara lain ditempuh melalui (i) stabilitas nilai tukar Rupiah sesuai fundamental dan mekanisme pasar tetap dijaga, (ii) suku bunga yang akan tetap rendah, sampai dengan muncul tanda-tanda tekanan inflasi meningkat, dan (iii) melanjutkan pembelian SBN dari pasar perdana untuk pembiayaan APBN Tahun 2021 sebagai pembeli siaga (non-competitive bidder) dan kebijakan makroprudensial yang juga tetap akan akomodatif pada tahun 2021.

BI juga akan terus mengakselerasi implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025, mempercepat Pendalaman pasar uang sesuai Blueprint Pendalaman Pasar Uang (BPPU) 2025, terus mendukung pengembangan ekonomi-keuangan Syariah dan UMKM, dan terus aktif dalam berbagai forum internasional dari sisi kebijakan internasional. Bank Indonesia juga akan terus mengarahkan seluruh instrumen kebijakan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, yang terkoordinasi erat dengan Pemerintah dan KSSK, dengan tetap menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. (AK)


Credit Photo : Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo/ANTARA/Sigid Kurniawan


 

Atti K.





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Israel tewaskan warga Palestina yang diduga pembunuh

Kam Des 3 , 2020
23 September 2014 Sumber gambar, reuters Keterangan gambar, Tentara mencari Marwan Qawasmeh dan Amer Abu Aisha mengepung sebuah gedung. Dua warga Palestina yang diduga melakukan penculikan dan pembunuhan tiga remaja Israel pada bulan Juni telah dibunuh pasukan Israel, kata militer Israel. Seorang juru bicara mengatakan tentara yang mencari Marwan Qawasmeh dan Amer Abu Aisha mengepung sebuah gedung tempat persembunyian mereka di kota Hebron, Tepi Barat. “Kami menembak, mereka membalas dan […]