Bank hasil merger NCB dan Samba bakal jadi yang terbesar di Arab Saudi


ILUSTRASI. Samba bank

Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – RIYADH. Arab Saudi National Commercial Bank (NCB) mengajukan penawaran untuk merger dengan Samba Financial Group. Jika berhasil konsolidasi ini bakal membuat aset NCB melonjak hingga 837 miliar Riyals atau setara US$ 223 miliar.

Melansir Reuters, Senin (12/10) aksi korporasi ini juga bakal menjadi NCB menjadi bank ketiga terbesar di kawasan Timur Tengah setelah Qatar National Bank, dan UEA First Abu DHabi Bank.

NCB mengajukan penawaran untuk membeli 28,45 Riyal per saham Samba atau yang membuat valuasi Samba senilai 55,77 miliar Riyal atau setara US$ 14,85 miliar. Nilai tersebut 3,5% lebih tinggi dibandingkan harga saham Samba pada penutupan 8 Oktober.

Pemerintah Arab Saudi kini memang tengah mendorong industri perbankan buat berkonsolidasi. Niatnya agar dapat mendorong ekonomi nasionalnya sekaligus melepaskan ketergantungan dari minyak.

Baca Juga: Bank Terbesar di Arab Saudi Merger dengan Bank Samba

“Bank hasil penggabungan akan menjadi bank terbesar di Arab Saudi dan menjadi salah satu bank terdepan di Timur Tengah dengan valuasi 171 miliar Riyal,” kata NCB dalam pernyataan resminya.

Sebagai catatan, kedua bank memang telah dimiliki oleh Arabia Sovereign Wealth Fund dan Public Investment Fund (PIF) di mana keduanya mengempit 44,29% di NBC, dan 22,91% di SAmba.

Pascamerger, PIF bakal mengempit 37,2% saham. Sementara pemilik lain seperti Saudi Public Pension Agency bakal memiliki 7,4% dan General Organization for Social insurance (GOSI) dengan 5,8% kepemilikan saham. Adapun tiap pemilik satu lembar saham Samba akan memiliki 0,739 saham NCB kelak.

Sedangkan, Samba Chairman Anwar Alkhudairy disebut bakal menjadi Chairman NCB, sedangkan Chairman NCB kini bakal menyandang predikat CEO sekaligus managing director.





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Buktikan Solidaritas dengan AS, PM Baru Jepang Rencanakan Lawatan ke Asia

Sen Okt 12 , 2020
PM baru Jepang Yoshihide Suga, berencana mengunjungi Asia Tenggara bulan ini, terutama sebagai sikap mendukung kepentingan geopolitik AS yang mencakup kerja sama dengan negara-negara yang lebih kecil yang ingin membendung ekspansi China, jelas para pakar. Rencana Suga untuk mengunjungi Indonesia dan Vietnam mengisyaratkan ia akan mengikuti jejak pendahulunya, Shinzo Abe, yang mundur dari jabatannya pada September lalu. Suga sejauh ini di Jepang dianggap lebih berfokus pada kebijakan di dalam negeri, […]