Awal mula istilah Amerika Latin dan daftar negaranya


Penulis: Virdita Ratriani

KONTAN.CO.ID – Amerika Latin terdiri dari seluruh wilayah Amerika Selatan ditambah Meksiko, Amerika Tengah, dan pulau-pulau di Karibia.

Mengutip dari Britannica, salah satu karakteristik Amerika Latin adalah penduduknya berbicara dalam rumpun Bahasa Roman (Prancis, Spanyol, Italia, Portugis, dan Rumania) terutama Bahasa Spanyol dan Portugis. 

Mereka berbagi pengalaman penaklukan dan penjajahan oleh orang Spanyol dan Portugis dari akhir abad ke-15 hingga abad ke-18, serta gerakan kemerdekaan dari Spanyol dan Portugal pada awal abad ke-19. 

Lantas, negara apa saja yang masuk kawasan Amerika Latin? Dan, dari mana asal kata Amerika Latin?

Baca Juga: ​Apa itu Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja yang menimbulkan pro kontra?

Unjukrasa warga Argentina jelang KTT G20 di Buenos Aires

Asal kata Amerika Latin 

Bersumber dari Times of India, istilah Amerika Latin atau Amerique Latine diciptakan pada 1860-an, ketika Kaisar Prancis Napoleon III mencoba memperluas kendali kekaisaran Prancis atas wilayah di Amerika. 

Dia dan para menterinya menggunakan istilah itu untuk mencoba menunjukkan setidaknya beberapa kesamaan budaya antara kawasan itu dan Prancis. Wilayah tersebut terdiri dari orang-orang yang berbicara bahasa Spanyol, Portugis, dan Perancis.

Bahasa-bahasa itu, bersama dengan bahasa Italia dan Rumania, dikembangkan dari bahasa Latin selama masa Kekaisaran Romawi dan orang Eropa yang menuturkannya kadang-kadang disebut orang Latin.

Sehingga, wilayah Amerika yang penduduknya juga penutur bahasa tersebut disebut sebagai Amerika Latin.

Baca Juga: Bersejarah, Kamala Harris setuju jadi calon wakil presiden kulit hitam pertama di AS






Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kematian Dokter Senior di Jawa Timur Bunyikan Sinyal SOS Covid-19

Sab Des 5 , 2020
Dr Sardjono Utomo, seorang dokter senior yang juga menjabat sebagai direktur salah satu rumah sakit, mendatangi sebuah rumah sakit di Jawa Timur untuk rawat inap pada Selasa sore, 1 Desember. Hanya dalam waktu 24 jam, ketika rekan-rekan sejawatnya menelepon rumah sakit demi rumah sakit untuk mencari ventilator di Surabaya, Dokter Sardjono dan istrinya, Sri Martini, menghembuskan nafas terakhir karena Covid-19. Kematian mereka membunyikan alarm di Indonesia, di mana pandemi yang […]