AS Kenakan Sanksi pada Industri Baja Iran



Amerika Serikat telah menjatuhkan sanksi kepada entitas dan individu yang terkait dengan industri baja Iran, demikian dikatakan Departemen Keuangan AS, Selasa (5/1), yang merupakan langkah terbaru dalam kampanye tekanan AS terhadap Teheran pada akhir masa kepresidenan Donald Trump.

Departemen Keuangan AS dalam pernyataan mengatakan memasukkan dalam daftar larangan, puluhan lebih entitas dan satu individu . Sanksi-sanksi juga dijatuhkan pada Kaifeng Pingmei New Carbon Materials Technology Co., Ltd. (KFCC) milik China, produsen bahan karbon, elemen utama dalam produksi baja.

Departemen Keuangan mengatakan perusahaan tersebut menjual material dan peralatan ke sebuah perusahaan baja di Iran melalui perusahaan perdagangan Iran antara Desember 2019 dan Juni 2020. Perusahaan itu menjadi target “karena telah membantu secara material, mensponsori atau memberikan dukungan finansial, material atau teknologi, barang atau jasa untuk mendukung pembuat baja Iran Pasargad Steel Complex.”

“Pemerintahan Trump tetap berkomitmen untuk menghalangi pendapatan mengalir ke rezim Iran karena terus mensponsori kelompok teroris, mendukung rezim yang menindas dan mengupayakan senjata pemusnah massal,” kata Menteri Keuangan Steven T. Mnuchin.

Departemen Keuangan juga mengatakan pihaknya menarget sembilan pembuat baja Iran lainnya dan Majid Sajdeh, seorang eksekutif pada Perusahaan Perkapalan Hafez Darya Arya yang berbasis di Iran, anak perusahaan dari Jalur Pengiriman Laut Republik Islam Iran.

Pemerintah Iran belum menanggapi sanksi tersebut, yang membekukan aset apa pun yang dimiliki perusahaan dan Sajdeh di AS, dan umumnya melarang orang Amerika untuk berbisnis dengan mereka. Sektor baja Iran adalah sumber pendapatan utama pemerintah Iran.

Menurut Asosiasi Baja Dunia, industri baja Iran memproduksi baja mentah hampir 13% lebih banyak selama 11 bulan pertama tahun 2020 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ini menjadikan Iran sebagai produsen baja mentah terbesar ke-11 di dunia. [my/jm]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Lowongan kerja 2021 Bank BNI terbaru, ini posisi dan persyaratannya

Rab Jan 6 , 2021
KONTAN.CO.ID –  Lowongan kerja di awal tahun 2021 mulai banyak yang dibuka. Instansi pemerintah hingga swasta mulai membuka rekrutmen kerja.  Sektor perbankan pun mulai banyak yang membuka lowongan kerja. Salah satunya adalah PT. Bank Negara Indonesia (Persero). Tbk atau Bank BNI.  Bank BUMN ini sudah lama melayani nasabah di seluruh Indonesia. Cabang dari Bank BNI tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.  Kali ini Bank BNI sedang membuka rekrutmen pegawai baru. Melansir […]