AS Ancam Tutup Kedubes di Baghdad



AS mengancam akan menutup kedutaan besarnya di Baghdad di tengah-tengah perasaan frustrasi atas berbagai serangan yang dilancarkan milisi Syiah.

Berbagai media berita mengutip para pejabat AS dan Irak pada hari Minggu (28/9) yang menyatakan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo memperingatkan para pemimpin Irak dalam beberapa hari ini bahwa kedutaan itu akan ditutup kecuali apabila Irak berupaya menghentikan berbagai serangan terhadap militer dan fasilitas-fasilitas diplomatik AS.

Pompeo belum membahas masalah itu secara terbuka, tetapi Departemen Luar Negeri, Minggu (27/9), menyatakan “berbagai kelompok dukungan Iran yang meluncurkan roket-roket ke kedutaan kami membahayakan bukan hanya kami, tetapi juga pemerintah Irak.”

AS sebelumnya telah meminta Irak agar bertindak, dengan menyatakan pada Januari lalu bahwa Irak memiliki kewajiban untuk melindungi fasilitas-fasilitas diplomatik AS di negara itu.

Pesan itu muncul beberapa pekan setelah militer AS menanggapi serangkaian serangan terhadap personel AS di Irak dengan serangan udara yang menewaskan jenderal senior Iran Qassem Soleimani dan komandan milisi senior Irak, Abu Mahdi al-Muhandis, di luar bandara Baghdad.

Serangan itu memicu serangkaian protes di Irak, dengan demonstran dan beberapa anggota parlemen Irak, berkeberatan atas tindakan AS yang disebut sebagai pelanggaran kedaulatan Irak dan meminta pemerintah agar mengusir pasukan AS.

Pasukan AS di Irak bertugas sebagai penasihat dan membantu pasukan Irak dalam misi mereka memerangi militan ISIS. Pentagon sebelumnya bulan ini menyatakan tentara AS di sana akan dikurangi dari 5.200 menjadi 3.000. [uh/ab]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hakim AS Hentikan Sementara Larangan Pemerintah terhadap TikTok

Sen Sep 28 , 2020
Seorang hakim federal AS telah menghentikan untuk sementara perintah pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk melarang aplikasi video populer TikTok di toko-toko aplikasi AS. Larangan itu seharusnya mulai berlaku pada hari Minggu tengah malam atas perintah Departemen Perdagangan AS, suatu langkah terbaru yang menargetkan apa yang disebut para pejabat pemerintah adalah masalah keamanan dengan perusahaan-perusahaan China. Hakim memberi para pengacara TikTok dan pemerintah waktu hingga Rabu untuk bertemu dan mengusulkan […]