5 Oktober 2021, HUT TNI ke 76: Catatan Khusus Asri Hadi

  • Bagikan
banner 468x60


Sinergi untuk negeri. Selamat HUT ke-76 TNI. Bangga memiliki TNI, Jayalah TNI, Jayalah Indonesiaku! TNI-ku, dari rakyat, bersama rakyat, untuk rakyat.

Masyarakat Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI setiap tanggal 5 Oktober. Di 2021 ini, HUT TNI jatuh pada Selasa hari ini.

Sekedar bicara sejarah hari TNI, dulunya bernama Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

TKR dibentuk pada 5 Oktober 1945. Sempat bernama Badan Keamanan Rakyat (BKR), tapi demikian beken, tatkala bernama ABRI, yakni Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.

BACA JUGA: Terapi Jinjit

Kemudian ABRI resmi berpisah dengan Polri pada 1 April 1999. Adanya perpisahan ini, membuat nama ABRI kembali menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Operasi militer untuk perang dan operasi militer selain perang. Mengatasi pemberontakan bersenjata.

TNI mengatasi aksi terorisme. Mengamankan wilayah perbatasan hingga mengamankan objek vital nasional yang bersifat strategis.

Termasuk melaksanakan tugas perdamaian dunia sesuai dengan kebijakan politik luar negeri. Juga mengamankan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarganya.

BACA JUGA: Pajak Kejar Orang Kaya Panama Papers, Klik ini

Memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta. Juga membantu tugas pemerintahan di daerah.

Di masa covid, Panglima TNI Hadi Tjahjanto bersama Polisi terus mengadakan serbuan vaksin, dari kota satu ke kota lain.

Membantu Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat yang diatur dalam undang-undang

TNI juga membantu mengamankan tamu negara setingkat kepala negara dan perwakilan pemerintah asing yang sedang berada di Indonesia.

Membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan.

BACA JUGA: Aturan Kemenkes Terbaru: Cukup Pakai NIK KTP dan Tak Perlu Pakai Aplikasi, Naik Kapal dan Pesawat

Dalam hal ini juga membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan (search and rescue) serta membantu pemerintah dalam pengamanan pelayaran dan penerbangan terhadap pembajakan, perompakan dan penyelundupan.

Jenderal Andika Perkasa akan pensiun pada 1 Desember 2022, Laksamana TNI Yudo Margono pensiun pada 1 Desember 2023, dan Marsekal TNI Fadjar Prasetyo pensiun Mei 2023.

Ketiga kepala staf angkatan tersebut akan lengser, dan tak biasa menjabat dalam persiapan pelaksanaan Pemilu Presiden (Pilpres), Pemilu Legislatif (Pileg), dan Pilkada 2024.

Jadi, Siapa Panglima TNI ke depan yang mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit yang pensiun 2027?

BACA JUGA: Yahya Waloni Minta Maaf Ke Kaum Kristiani, PGI Langsung Respons

Sosok ini, ‘the rising star’.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang  pensiun pada 1 Desember 2021. Akan mendapat tugas strategis, persiapan Pemilu 2024.

Panglima TNI yang menggantikan bapak Hadi, sudah dipikirkan Presiden yang terbaik. Tegas, Loyal, yang lebih penting, seorang Panglima TNI adalah sosok yang memiliki “chemistry” dan sepemikiran dengan presiden.

Persiapan momen politik yang membutuhkan pengamanan dan stabilitas situasi politik.

TNI saat ini sudah bagus dan tertib, tidak seperti era Orde Baru yaitu TNI memihak pada satu kelompok dan golongan karena saat ini tidak memihak siapapun.



Source link

  • Bagikan