2035, California Berencana Larang Penjualan Kendaraan Bermesin Bensin



Gubernur California, Gavin Newsom, Rabu (23/9), mengatakan negara bagian AS itu berencana untuk melarang penjualan mobil dan truk berpenumpang yang menggunakan bahan bakar mintak (BBM) mulai tahun 2035. Pada saat itu, pasar mobil utama AS diperkirakan akan bergeser ke kendaraan listrik untuk mengurangi emisi pemanasan iklim.

Kantor berita Reuters mengutip Newsom melaporkan ia akan meningkatkan upaya negara bagian tersebut untuk memerangi perubahan iklim di tengah banyaknya kejadian kebakaran hutan.

Newsom menandatangani perintah eksekutifnya di atas kap mobil prototipe Ford Mustang Mach-E listrik berwarna merah.

Negara bagian terpadat di negara itu berkomitmen pada “tujuan pasti” untuk menghentikan penjualan kendaraan bertenaga bensin baru baru pada tahun 2035 dan mendorong negara bagian lain untuk mengambil tindakan serupa, kata Newsom.

California memiliki tujuan yang lebih luas untuk mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 80 persen dari tingkat tahun 1990 pada tahun 2050, tetapi dalam beberapa tahun terakhir emisi sektor transportasi telah meningkat.

Dewan Sumber Daya Udara California (California Air Resources Board/CARB) akan menjadikan rencana tersebut menjadi persyaratan yang mengikat secara hukum. Aturan tersebut akan mengamanatkan bahwa 100 persen dari penjualan mobil berpenumpang baru dan truk di negara bagian adalah nol emisi pada tahun 2035. Dewan juga berencana untuk mengamanatkan semua operasi kendaraan berat menengah dan kendaraan berat menjadi nol emisi jika memungkinkan pada 2045.

California menyumbang sekitar 11 persen dari seluruh penjualan kendaraan AS, dan banyak negara bagian memilih untuk mengadopsi mandat kendaraan ramah lingkungan itu.

Newsom melihat langkah tersebut sebagai peluang ekonomi yang akan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan produsen mobil AS.

Sementara itu, juru bicara Gedung Putih Judd Deere menyebut langkah itu “mengkhawatirkan.” Dalam sebuah pernyataan, ia mengatakan hal itu akan menghancurkan lapangan pekerjaan dan meningkatkan biaya konsumen. “Presiden Trump tidak akan mendukungnya,” katanya. ​[ah/au]



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Korut Menembak dan Mengkremasikan Pejabat Sipil Korsel di Laut

Kam Sep 24 , 2020
Korea Utara menembak hingga tewas dan segera mengkremasi seorang pejabat sipil Korea Selatan yang menghilang awal pekan ini di dekat perbatasan laut sebelah barat yang disengketakan kedua negara, sebut militer Korea Selatan. Kementerian Pertahanan Nasional Korea Selatan, Kamis (24/9), menyatakan lelaki itu diinterogasi di perairan Korea Utara, sebelum ditembak mati, disirami minyak, dan kemudian dibakar oleh tentara yang mengenakan masker gas. Tampaknya semua merupakan perintah dari seorang atasannya. Para pejabat […]