Juventus menangi drama tujuh gol kontra AS Roma

  • Share



Jakarta (ANTARA) – Juventus memenangi drama tujuh gol kontra AS Roma dalam laga pekan ke-21 Liga Italia yang berkedudukan akhir 4-3 di Stadion Olimpico, Minggu waktu setempat (Senin WIB).

Bukan hanya drama tujuh gol yang diwarnai keberhasilan Juve bangkit dari ketertinggalan 1-3 untuk menang, pertandingan ini juga dihiasi satu kartu merah dan aksi heroik kiper Wojciech Szczesny menggagalkan tendangan penalti tuan rumah.

Kemenangan kali ini membuat Juve yang berada di posisi kelima dengan 38 poin terus merawat asa mendekati zona empat besar yang hanya berjarak tiga poin jauhnya.

Sedangkan Roma yang menelan kekalahan di dua laga pembuka tahun 2022 tak beranjak dari urutan kedelapan dengan 32 poin, demikian catatan laman resmi Liga Italia.

Baca juga: AC Milan rebut puncak klasemen seusai bungkam Venezia

Tammy Abraham membawa Roma memimpin pada menit ke-11 lewat gol sundulannya menyambut sepak pojok kiriman Jordan Veretout, tetapi tujuh menit kemudian Juve mampu mencetak gol balasan melalui sepakan melengkung Paulo Dybala yang tak terjangkau kiper Rui Patricio.

Skor imbang bertahan hingga turun minum dan tiga menit memasuki babak kedua Roma mampu merestorasi keunggulan saat tembakan Henrikh Mkhitaryan berbelok membentur Mattia de Sciglio yang membuat Szczesny terkecoh.

Tuan rumah kemudian memperlebar jarak keunggulan mereka pada menit ke-53 lewat eksekusi tendangan bebas akurat yang dilepaskan oleh Lorenzo Pellegrini.

Baca juga: Sassuolo permalukan Empoli 5-1 kala melawat ke Carlo Castellani

Namun, gol itu seperti melecut semangat para pemain Juve yang berhasil mengejar ketertinggalan melalui tandukan tajam Manuel Locatelli pada menit ke-70 menyelesaikan umpan silang dari Alvaro Morata.

Momentum tim tamu berlanjut dan dua menit kemudian Dejan Kulusevski menyambar bola muntah hasil tembakan Morata untuk menjebol gawang Roma.

Hakim garis sempat mengangkat bendera pertanda offside setelah bola bersarang ke gawang Roma, tetapi Davide Massa berakhir mengesahkan gol tersebut seusai berkonsultasi dengan VAR membuat kedudukan jadi imbang 3-3.

Kebangkitan Juve dilengkapi oleh De Sciglio yang memanfaatkan sapuan buruk Chris Smalling sebelum mengalahkan bek yang baru diizinkan kembali bermain setelah menerima vaksinasi COVID-19 itu dalam perebutan bola untuk melepaskan tembakan sentuhan pertama yang bersarang ke pojok kiri bawah gawang.

Juve yang sudah berbalik unggul 4-3 mendapat kerugian besar ketika wasit Davide Massa meninjau monitor VAR tepi lapangan dan mengganjar kartu kuning kedua kepada Matthijs de Ligt yang dinilainya menghalau bola umpan silang Mkhitaryan dengan tangannya.

Baca juga: Atalanta pesta gol di markas Udinese, Napoli tundukkan Sampdoria

Tak hanya itu, Massa juga menghadiahkan tendangan penalti untuk tuan rumah yang mengancam kebangkitan Juve berakhir sia-sia.

Pellegrini yang sudah membuktikan kemampuannya mengkonversi bola mati maju jadi algojo, tapi Szczesny berakhir menjadi pahlawan bagi Juve ketika ia mampu menebak arah bola dan mementahkannya untuk menjaga keunggulan tim tamu.

Roma berusaha keras menghindari kekalahan melawan sepuluh pemain Juve, tetapi dua peluang dalam injury time yang diperoleh Carles Perez dan Abraham mampu diredam oleh pertahanan tim tamu demi memastikan tiga poin penuh mereka bawa pulang dari Olimpico.

Kedua tim akan sama-sama main di kandang sendiri untuk pertandingan selanjutnya ketika Juventus menjamu Udinese di Stadion Allianz pada Sabtu (15/1) dan Roma sehari berselang kedatangan Cagliari.

Baca juga: Penonton dua laga Liga Italia akhir Januari dibatasi 5.000 orang

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2022



Source link

banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *