Warning: sprintf(): Too few arguments in /home/u8477442/public_html/mediainternasional.com/wp-content/themes/default-mag/assets/libraries/breadcrumb-trail/inc/breadcrumbs.php on line 254

​Belum ada vaksinnya, berikut cara pencegahan penularan HIV/AIDS


KONTAN.CO.ID – Hari ini, 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia. Jumlah kasus penderita HIV/AIDS di Indonesia pun cukup banyak. 

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, pada awal 2012, estimasi orang dengan HIV/AIDS di Indonesia ada sekitar 630.000. Angkanya kemudian turun menjadi 543.000 pada 2018.

Kasus pertama Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Indonesia terjadi pada 1987, dengan ditemukannya seorang turis asal Belanda yang meninggal di Bali. 

Tapi, penyebaran HIV di Indonesia meningkat setelah 1995. Pada 2000, juga terjadi peningkatan penyebaran edipemi HIV secara nyata melalui pekerja seks. 

Baca Juga: Awas, ini tanda penyakit yang muncul jika berat badan turun terus menerus

Pencegahan HIV/AIDS

HIV adalah virus yang melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia. Orang yang terkena virus HIV akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terinfeksi sejumlah penyakit termasuk TBC dan meningitis. 

Sementara AIDS adalah penyakit yang disebabkan virus HIV. Bisa dikatakan positif AIDS jika HIV telah berhasil merusak sistem kekebalan tubuh manusia.

Namun, sampai saat ini belum ada vaksin HIV. Salah satu cara untuk menekan jumlah kasus penderita HIV/AIDS adalah dengan pencegahan penularan HIV/AIDS. 

Cara utama mencegah penularan HIV adalah menghindari segala hal yang terkait dengan perilaku berisiko, misalnya, penggunaan peralatan suntik bergantian maupun bersenggama tanpa kondom.

Dirangkum dari laman Kementerian Kesehatan, pencegahan HIV/AIDS dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu: 

Baca Juga: Swab antigen jadi favorit, lebih akurat dari rapid test dan lebih murah dari PCR



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sebagian Besar Pemerintah Eropa Longgarkan Pembatasan Pandemi Selama Natal

Rab Des 2 , 2020
Yang diinginkan semua orang Eropa adalah musim Natal yang ceria dan cerah, seperti yang selama ini mereka alami, dan di bawah tekanan publik, beberapa negara melonggarkan pembatasan pandemi dalam upaya mempertahankan semangat liburan. Tetapi karena beberapa negara berencana melonggarkan pembatasan dengan meningkatkan jumlah orang yang diizinkan untuk bersosialisasi dan mengizinkan orang untuk bepergian, sebagian negara lainnya masih bergulat untuk menentukan seberapa jauh bisa bertindak dalam mengurangi berbagai pembatasan atau mencabut […]